Jumat, 29 Mei 2020

Surga


SURGA

-         Pintu surga ada 8 :
1)    Babur Royan : bagi yang rajin berpuasa
2)    Bagi yang melanggengkan shalat dhuha
3)    Memberi makan orang mu’min
4)    Ahli sholat
5)    Ahli jihiad
6)    Ahli shodaqoh
7)    Laki-laki yang memberi nafkah anak dan istrinya
8)    Orang-orang yang berlaku jujur dimana saja1

-         Orang yang masuk surga tanpa hisab akan membawa 710000 orang1

-         Manusia masuk surga bukan karena amalnya, tetapi karena rahmat Allah SWT1

-         “semua ummatku akan masuk surga, kecuali yang tidak mau. Dan orang yang enggan adalah yang durhaka kepadaku.”1

-         Luas pintu surga tergatnung luas surganya1

-         Bau surga tercium dari jarak 40 th, riwayat lain menyatakan 70th1

-         Golongan yang terhindar dari bau surga :
1)    Membunuh orang lain tanpa alasan
2)    Mencari ilmu dengan tujuan dunia
3)    Tidak mengakui orangtua sendiri
4)    Suka mengungkit-ungkit dan memutus silaturahmi
5)    Berani kepada orangtua
6)    Mabuk
7)    Zina
8)    Mengangkat sarung karena kesombongan
9)    Istri yang minta talak tanpa alasan1


 1 : Kitab Maa Laa 'Ainur Roaat

Pesan dari Pesantren

Note From Gus Fahmi Amrullah Hadziq

·       “menyesali urusan dunia bisa berakibat tidak baik.”

·       “dosa kok jama’ah?”

·       “Lupakan perbuatan baikmu, ingat perbuatan burukmu”

·       “Jangan memutus persaudaraan karena satu kesalahan,  tapi hapus sati kesalahan untuk mempererat persaudaraan.”

·       Bencana air ketika diam hingga berubah
o   Bencana susu ketika diam hingga basi
o   Bencana khamr ketika sudah tidak enak rasanya
o   Bencana madu ketika hilang warna beningnya

·       “saya yakin kalian adalah santri-santri yang baik.”


Jumat, 29 November 2019

“Sajak Putih” Karya Chairil Anwar



Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutera senja
Dihitam matamu
Kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku, memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku
Pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita mati datang tidak membelah