Sabtu, 21 September 2019

Merasa Gagal?

                Baiklah, kita mulai pelan-pelan. Tarik nafas dan hempaskan perlahan. Perlahan dengan semua emosi yang sebenarnya tidak perlu kau simpan itu. Pejamkan mata dan lupakan semua. Tak perlu memandang orang lain dengan segala hal yang melekat pada diri mereka. Kau tahu? Inti dari paragraf, bukan, tulisan ini adalah; Bangga dan bersyukur.
                Banggalah atas segala pencapaianmu. Banggalah atas segala langkah  yang membawamu ke titik ini. Bangga atas semua malam-malam panjang yang kau habiskan sendirian untuk tiba di titik ini. Semua air mata yang hanya kau pendam sendiri. Semua keluhan atas rasa lelah yang kau hembuskan sendiri. Semua harapan yang kau pintakan pada Tuhanmu.
                Kau merasa terlalu banyak kegagalan yang kau ciptakan? Kau merasa bahwa semua langkah yang kau jalankan selama ini salah? Kau merasa tidak berguna? Kau merasa malu telah mengecewakan segala pihak  yang memberikan harapan besarnya kepadamu? Well, kita harus berangkulan  karena aku juga sudah pernah merasakannya.

                Kegagalan membawa kita pada pelajaran bahwa hidup adalah tentang terus berjuang atau tersingkirkan. Bahkan legenda pengusaha di Indonesia, Bob Sadino mengatakan bahwa kegagalan bukan harus dihindari, justru harus dirasakan sebelum mencapai keberhasilan. Rasa yang kita dapatkan setelah sekian lama berjuang, tentu akan berbeda ketika kita dengan begitu saja mendapatkan jackpot apa yang kita impikan. Jadi, nikmati kegagalanmu. Tentu, kau boleh bersedih, kau boleh marah, kau boleh menangis seakan dunia akan berakhir hanya karena kegagalanmu. Luapkan semua emosi itu, kemudian pergilah tidur. Atau jika kau punya uang lebih, pergilah ke tempat favoritmu, menikmati senja, menikmati lagu yang kau suka, apapun hingga kau lupa sejenak akan kegagalanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar